Beranda / Kamus Duit
Kamus Duit
Istilah keuangan dijelaskan dengan bahasa sehari-hari. Ketik untuk mencari, 40 istilah dan terus bertambah.
- Anuitas
- Skema cicilan dengan nominal yang sama setiap bulan, di mana porsi bunga besar di awal dan porsi pokok membesar di akhir tenor. Dipakai di KPR dan banyak kredit bank.
- Cicilan KPR Rp3,5 juta per bulan selama 15 tahun memakai skema anuitas.
- Bunga
- Biaya yang dibayar peminjam ke pemberi pinjaman, atau imbalan yang diterima penabung dari bank. Dinyatakan dalam persen per tahun kecuali disebut lain.
- Bunga flat
- Bunga yang dihitung dari pokok pinjaman awal setiap bulan, sehingga cicilan terlihat kecil. Total bunga yang dibayar biasanya lebih besar dibanding bunga efektif dengan persen yang sama.
- Banyak leasing kendaraan memakai bunga flat.
- Bunga efektif
- Bunga yang dihitung dari sisa pokok pinjaman yang belum dibayar. Karena pokok menyusut tiap bulan, total bunga lebih kecil dibanding bunga flat dengan persen yang sama.
- Pokok (prinsipal)
- Jumlah uang awal yang dipinjam atau ditabung, belum termasuk bunga. Di laporan kredit sering disebut plafon atau pokok utang.
- Tenor
- Jangka waktu pinjaman atau investasi, biasanya dinyatakan dalam bulan atau tahun. Tenor lebih panjang berarti cicilan lebih ringan tapi total bunga lebih besar.
- DP (uang muka)
- Pembayaran di awal saat membeli sesuatu secara kredit. Makin besar DP, makin kecil pinjaman yang dibutuhkan dan makin ringan bunganya.
- Plavon / plafon kredit
- Jumlah pinjaman yang disetujui bank, yaitu harga dikurangi DP. Inilah angka yang dikenakan bunga.
- SLIK (BI Checking)
- Sistem Layanan Informasi Keuangan milik OJK: catatan riwayat kredit tiap orang. Bank mengecek SLIK sebelum menyetujui KPR, KKB, atau kartu kredit.
- Skor kredit
- Penilaian kelancaran pembayaran utang seseorang berdasarkan data SLIK, skala 1 sampai 5. Skor 1 berarti lancar; skor 5 berarti macet.
- KPR
- Kredit Pemilikan Rumah: pinjaman bank untuk membeli rumah, dengan rumahnya sendiri sebagai jaminan. Tenor bisa sampai 20-25 tahun.
- KKB / KPM
- Kredit Kendaraan Bermotor (motor) dan Kredit Pemilikan Mobil: skema kredit kendaraan lewat bank atau perusahaan pembiayaan (leasing).
- Leasing
- Perusahaan pembiayaan yang memberikan kredit barang seperti motor dan mobil. Sering memakai bunga flat dan meminta DP di awal.
- Fidusia
- Jaminan atas barang bergerak (misalnya motor yang dikredit) yang kepemilikannya tetap di debitur tapi dikuasai secara hukum oleh kreditur bila gagal bayar.
- Pinjol
- Pinjaman online. Yang legal terdaftar dan diawasi OJK; yang ilegal bunganya mencekik dan cara penagihannya melanggar aturan. Cek legalitasnya sebelum meminjam.
- Kartu kredit
- Alat pembayaran dengan dana talangan dari bank yang harus dibayar kembali. Bunga berjalan bila tagihan tidak dibayar penuh saat jatuh tempo.
- Minimum payment
- Pembayaran minimum tagihan kartu kredit (umumnya sekitar 10%). Membayar minimum saja membuat sisa tagihan berbunga dan utang sulit lunas.
- Deposito
- Simpanan berjangka di bank dengan bunga lebih tinggi dari tabungan biasa, tapi dana terkunci selama jangka waktu yang dipilih (1, 3, 6, 12 bulan, dst).
- Pajak bunga
- Pajak final 20% yang dipotong dari bunga deposito dan tabungan. Bunga 4,5% yang diiklankan bank berarti yang diterima bersih sekitar 3,6%.
- LPS
- Lembaga Penjamin Simpanan: menjamin simpanan nasabah di bank sampai batas tertentu bila bank dilikuidasi, selama bunga simpanan tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan.
- Tingkat Bunga Penjaminan
- Batas bunga simpanan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga di atas batas ini tidak dijamin bila bank bermasalah.
- Reksadana
- Wadah yang menghimpun dana banyak investor untuk dikelola manajer investasi ke saham, obligasi, atau pasar uang. Cocok untuk pemula karena dikelola profesional dan bisa mulai dari nominal kecil.
- Reksadana pasar uang
- Reksadana berisi instrumen jangka pendek (deposito, obligasi <1 tahun). Risikonya paling rendah di antara jenis reksadana dan likuid, sering dipakai untuk parkir dana darurat.
- Saham
- Bukti kepemilikan atas sebagian perusahaan. Harganya naik turun mengikuti kinerja perusahaan dan pasar; risikonya paling tinggi di antara instrumen umum untuk pemula.
- Dividen
- Pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham. Tidak semua perusahaan membagikan dividen setiap tahun.
- Obligasi
- Surat utang yang diterbitkan perusahaan atau pemerintah. Investor meminjamkan uang dan menerima bunga berkala sampai jatuh tempo.
- Emas (logam mulia)
- Aset fisik yang sering dipakai untuk lindung nilai jangka panjang. Harganya fluktuatif dalam jangka pendek dan ada selisih harga jual-beli (spread).
- Inflasi
- Kenaikan harga barang dan jasa dari waktu ke waktu yang menggerus daya beli uang. Uang diam di bawah bantal kalah melawan inflasi.
- Dana darurat
- Cadangan uang untuk keadaan tak terduga (PHK, sakit, perbaikan mendadak). Patokan umum: 3× pengeluaran bulanan untuk lajang, 6× untuk berkeluarga.
- Aturan 50/30/20
- Cara membagi penghasilan: 50% kebutuhan pokok, 30% keinginan, 20% tabungan dan investasi. Titik awal yang gampang diingat, bukan aturan saklek.
- Gaji bersih (take-home pay)
- Penghasilan yang benar-benar masuk rekening setelah dipotong pajak, BPJS, dan potongan lain. Inilah angka yang dipakai untuk budgeting, bukan gaji kotor.
- E-wallet / dompet digital
- Aplikasi penyimpan uang elektronik untuk pembayaran (contoh: GoPay, OVO, DANA). Praktis untuk transaksi kecil, tapi catat pengeluarannya agar tidak bocor.
- Bunga tabungan
- Imbalan dari bank atas saldo tabungan, umumnya kecil (di bawah 1-2% per tahun). Jangan mengandalkan tabungan biasa untuk menumbuhkan uang.
- Biaya administrasi
- Potongan rutin bank atas rekening tabungan (misalnya Rp5-20 ribu per bulan). Rekening dengan saldo kecil bisa tergerus biaya ini.
- Provisi
- Biaya di awal pengajuan kredit, umumnya persen kecil dari plafon pinjaman. Salah satu biaya yang sering luput dari perhitungan cicilan.
- Asuransi kredit
- Asuransi yang melunasi sisa pinjaman bila debitur meninggal atau cacat tetap. Umumnya wajib di KPR dan menambah biaya di awal.
- Restrukturisasi
- Penjadwalan ulang utang (diperpanjang tenornya, ditunda cicilannya) atas kesepakatan debitur dan kreditur saat debitur kesulitan bayar.
- Kolektibilitas
- Status kelancaran kredit di SLIK: 1 (lancar), 2 (dalam perhatian khusus), 3 (kurang lancar), 4 (diragukan), 5 (macet).
- Skema bodong / investasi bodong
- Penawaran investasi dengan imbal hasil tidak masuk akal yang membayar investor lama dari uang investor baru (skema Ponzi). Ciri khas: janji pasti untung dan harus ajak orang lain.
- Diversifikasi
- Menyebar dana ke beberapa instrumen agar tidak semua telur dalam satu keranjang. Tujuannya menekan risiko, bukan memaksimalkan cuan.
Kamus ini bersifat edukasi dan bukan nasihat keuangan. Istilah bisa punya detail teknis yang berbeda di tiap lembaga keuangan.